Cara Mematikan Update Windows 10

Share
Comment 0 reply
Cara Mematikan Update Windows 10
Loading...

Windows 10 menerapkan update otomatis untuk memastikan perangkat dalam kondisi atau perlindungan terbaik.

Selain itu, dengan adanya update otomatis, kamu juga akan menjumpai fitur terbaru yang disediakan Windows 10.

Meskipun demikian, beberapa pengguna Windows 10 merasa bahwa fitur update otomatis sedikit merugikan.

Mengapa demikian? Bisa jadi pengguna tersebut memiliki kuota data terbatas, sehingga terasa memberatkan jika digunakan untuk update.

Namun di sini, kami akan menyajikan cara mematikan update Windows 10 secara permanen atau untuk sementara waktu.

Ya, kamu dapat menunda update Windows 10 hingga kamu berada dalam jaringan internet yang stabil.

Beriku cara mematikan update Windows 10 secara permanen dan sementara waktu.

1. Mengaktifkan Defer Upgrade

Fitur Defer Upgrade memiliki fungsi untuk menunda pengiriman pembaruan hingga beberapa bulan lamanya.

Jadi, Defer Upgrade memang tidak dapat mematikan pembaruan secara total.

Untuk mengaktifkan Defer Upgrade, ikuti langkah berikut:

  1. Buka menu Settings, lalu klik Update & Security.
    cara menghentikan update windows 10 yang sedang berjalan
  2. Pilih Windows Update, lalu klik Advanced options.
    cara mematikan auto update windows 10 home
  3. Centang opsi Defer upgrades.
    defer upgrades

Karena bertujuan untuk menunda pembaruan, kamu disarankan untuk menonaktifkan fitur Defer Upgrade saat berada dalam jaringan dengan kuota tanpa batas.

2. Menggunakan Metered Connection

Seperti halnya Defer Upgrade, menggunakan Metered Connection juga tidak serta mematikan update Windows 10, hanya sebagai penunda.

Adapun cara kerja dari Metered Connection yaitu membatasi sistem dan aplikasi dari mengakses internet saat berada dalam jaringan dengan kuota terbatas.

Berikut cara menggunakan Metered Connection:

  1. Buka menu Settings, lalu pilih Network & Internet.
    cara menghilangkan update dan shutdown windows 10
  2. Pilih menu WiFi, lalu pilih Advanced options.
    advanced options
  3. Aktifkan opsi Set as metered connection hingga berwarna biru.
    aktifkan set as metered connection

3. Menggunakan Registry (Windows 10 Pro)

Jika kamu pengguna Windows 10 Pro, kamu dapat mematikan update otomatis melalui Registry.

Di sini, kamu dapat menggunakan dua cara, yaitu mematikan secara permanen dan membatasi pembaruan otomatis.

Matikan Pembaruan Otomatis

Perlu diperhatikan, kami merekomendasikan untuk melakukan backup pada data di laptop atau komputer.

Karena melakukan perubahan Registry sangatlah berisiko, dan dapat menyebabkan kerusakan pada instalasi jika salah penanganan.

Jika kamu sudah siap, ikuti cara berikut untuk mematikan pembaruan otomatis melalui Registry:

  1. Buka menu Start, lalu ketikkan Regedit.
  2. Pilih opsi HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Policies > Microsoft > Windows.
  3. Klik kanan pada folder Windows, lalu pilih New > Key. Rename kunci dengan nama WindowsUpdate, lalu tekan enter.
  4. Klik kanan pada kunci yang baru saja dibuat, lalu pilih New > Key. Rename kunci baru dengan nama AU dan tekan enter.
  5. Lihat menu sebelah kanan, pilih New > DWORD (32-bit) Value.
  6. Rename kunci baru dengan nama NoAutoUpdate, lalu tekan enter.
  7. Klik dua kali pada kunci yang baru saja dibuat dan ubah Value data menjadi 0 hingga 1. Selanjutnya klik OK.
  8. Terakhir, silahkan Restart perangkat.

Meskipun terlihat rumit, namun hal tersebut dapat mematikan update Windows 10.

Namun, jika kamu ingin melakukan update secara manual, tinggal pilih opsi Settings > Update & Security > Klik tombol Check for Updates.

Membatasi Pembaruan Otomatis

Sebenarnya, untuk membatasi pembaruan otomatis Windows 10, caranya hampir sama dengan yang di atas.

Cukup ikuti langkah seperti di atas hingga poin nomor 5. Berikutnya, ikuti cara berikut:

  1. Buat kunci baru, isikan dengan nama AUOptions, lalu tekan enter.
  2. Klik dua kali pada kunci yang baru, dan ubah Value menggunakan salah satu dari opsi berikut:
    – 2 (Notify for download and auto install)
    – 3 (Auto download and notify for install)
    – 4 (Auto download and schedule the install)
    – 5 (Allow local admin to choose settings)
  3. Jika sudah memilih, silahkan Restart perangkat.

Dari nomor di atas, nomor 2 menjadi hal sangat dekat untuk membatasi pembaruan secara otomatis. Jadi, pilih saja nomor 2.

Meskipun demikian, kamu akan tetap menerima notifikasi saat terjadi pembaruan. Hanya saja, pembaruan tersebut tidak akan terunduh sebelum kamu mengonfirmasinya.

4. Modifikasi Group Policy

Memodifikasi Group Policy juga dapat mematikan update Windows secara permanen atau untuk sementara waktu.

Mungkin cara ini sedikit lebih mudah dibanding cara sebelumnya. Langsung saja, berikut caranya:

Matikan Pembaruan

  1. Buka menu Start, ketikkan gpedit.msc di kolom pencarian.
  2. Klik opsi Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Component > Windows Update.
  3. Klik dua kali pada opsi Configure Automatic Updates.
    cara mematikan auto update windows 10 pro
  4. Setelah jendela Configure Automatic Updates terbuka, klik opsi Disabled.
    cara mematikan update windows 10 permanen
  5. Klik tombol Apply, lalu klik OK.

Setelah menerapkan langkah tersebut, maka Windows 10 akan mematikan update secara otomatis.

Meskipun demikian, kamu juga dapat melakukan update secara manual dengan cara memilih Settings > Update & Security > Klik tombol Check for Updates.

Jika ingin mengembalikan setelan ke semula, pada opsi disable, ubah ke opsi Not Configured.

Atur Waktu Pembaruan

Untuk mengatur waktu pembaruan, caranya hampir sama dengan mematikan pembaruan seperti langkah di atas.

Ikuti saja hingga poin nomor 3. Selanjutnya, ikuti tahapan berikut:

  1. Pada jendela Configure Automatic Update, silahkan pilih opsi Enable.
    cara mematikan update windows 10 permanen regedit
  2. Pada menu Options, muncul beberapa opsi untuk mengonfirmasi pembaruan. Termasuk di dalamnya yaitu:
    – 2 (Notify for download and auto install)
    – 3 (Auto download and notify for install)
    – 4 (Auto download and schedule the install)
    – 5 (Allow local admin to choose settings)
  3. Klik tombol Apply, lalu klik OK.

Sama seperti sebelumnya, opsi terdekat yaitu terletak pada nomor 2, yaitu Notify for download and auto install. Pilih saja nomor 2.

Setelah aktif, maka sistem operasi tidak akan melakukan pembaruan secara otomatis.

Namun, nantinya kamu akan tetap menerima notifikasi saat terjadi update. Jika ingin melakukan pembaruan, tinggal lakukan pembaruan secara manual.

Itu dia beberapa cara mematikan update Windows 10, baik secara permanen atau untuk sementara waktu.

Tinggal pilih opsi sesuai keinginan atau kebutuhan. Dengan begitu, Windows akan berhenti melakukan pembaruan secara otomatis.

X CLOSE
Advertisements
ADVERTISEMENT
X CLOSE
Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.